Pada bab ini, kita akan belajar tentang dua jenis bentuk utama: Bangun Ruang (benda yang memiliki isi) dan Bangun Datar (bentuk permukaan yang rata).
1. Mengenal Bangun Ruang
Bangun ruang adalah benda yang memiliki rongga atau isi. Di kelas 1, kita mengenal empat bentuk dasar:
- Balok: Memiliki sisi yang berhadapan sama besar. Contoh: Kotak pensil, kotak susu, batu bata.
- Kubus: Semua sisinya sama besar (seperti kotak kado persegi). Contoh: Dadu, rubik.
- Tabung: Memiliki alas dan tutup berbentuk lingkaran. Contoh: Kaleng minuman, celengan, botol minum.
- Bola: Bentuknya bulat utuh. Contoh: Bola basket, kelereng, melon.
2. Mengenal Bangun Datar
Bangun datar adalah bentuk dua dimensi yang bisa kita gambar di kertas. Bangun datar biasanya merupakan bagian atau "sisi" dari bangun ruang.
| Nama Bangun | Ciri-Ciri | Contoh Benda |
| Segi Empat | Memiliki 4 garis (sisi) dan 4 sudut. | Jendela, ubin, papan tulis. |
| Segitiga | Memiliki 3 garis (sisi) dan 3 sudut. | Penggaris segitiga, potongan pizza. |
| Lingkaran | Memiliki 1 garis melengkung yang menyambung. | Koin, jam dinding, roda. |
3. Mengelompokkan Benda
Siswa diajak untuk mengamati benda-benda di kelas atau di rumah dan mengelompokkannya.
- Contoh: "Buku ini bentuk permukaannya apa?" (Jawab: Segi empat).
- Contoh: "Kelereng ini termasuk bangun apa?" (Jawab: Bola).
4. Menyusun dan Mengurai Bentuk
Anak-anak bisa berkreasi dengan menggabungkan berbagai bentuk:
- Dua segitiga bisa digabung menjadi segi empat.
- Menyusun balok-balok mainan menjadi bentuk rumah atau menara.
Tips Belajar untuk Orang Tua/Guru:
- Gunakan Benda Nyata: Ajak anak memegang benda asli (seperti kaleng atau kotak) agar mereka paham perbedaan tekstur dan bentuk.
- Permainan Tebak Bentuk: Tutup mata anak, biarkan mereka meraba benda, lalu tebak apakah itu bola, tabung, atau balok.