Halo, Adik-adik! Di bab ini, kita akan belajar bagaimana menggabungkan benda-benda menjadi lebih banyak. Menjumlahkan itu seperti mengumpulkan mainan dalam satu kotak besar!
1. Apa itu Penjumlahan?
Penjumlahan adalah cara menggabungkan dua kelompok benda atau lebih menjadi satu kesatuan.
Simbol Penjumlahan: Kita menggunakan tanda tambah (+).
Simbol Hasil: Kita menggunakan tanda sama dengan (=).
2. Mengenal Konsep "Jadi Satu"
Bayangkan Adik-adik punya 3 permen cokelat, lalu Ibu memberikan lagi 2 permen stroberi. Berapa jumlah semua permenmu?
3 permen dan 2 permen menjadi 5 permen.
Kalimat matematikanya: 3 + 2 = 5
3. Cara Melakukan Penjumlahan
Ada beberapa cara seru untuk menghitung jumlah benda:
A. Menghitung Maju
Gunakan jari tanganmu atau garis bilangan.
Contoh: 4 + 3 = ...
Mulai dari angka 4.
Hitung maju 3 langkah: 5, 6, 7.
Jadi, 4 + 3 = 7.
B. Pasangan Bilangan (Number Bonds)
Kita bisa melihat angka 5 terdiri dari angka apa saja?
1 dan 4 jadi 5
2 dan 3 jadi 5
0 dan 5 jadi 5
4. Cerita Penjumlahan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai soal cerita. Perhatikan kata kuncinya!
Kata kunci: "Membeli lagi", "Datang lagi", "Digabungkan", "Seluruhnya", "Total".
Contoh Soal: Ada 4 burung hinggap di pohon. Kemudian 2 burung lagi terbang datang. Berapa jumlah burung di pohon sekarang? Jawab: 4 + 2 = 6 burung.
5. Ayo Berlatih! (Kuis Kecil)
Coba kerjakan soal di bawah ini ya:
- 2 + 2 = ...
- 5 + 1 = ...
- 3 + 4 = ...
- 6 + 0 = ... (Ingat: Angka berapapun ditambah 0 hasilnya tetap!)
- Siti punya 5 pensil. Ayah memberi 3 pensil lagi. Berapa pensil Siti sekarang?
Kunci Jawaban
- 2 + 2 = 4
- 5 + 1 = 6
- 3 + 4 = 7
- 6 + 0 = 6 (Ingat, angka nol tidak menambah jumlah benda)
- 5 + 3 = 8 (Jadi, Siti sekarang punya 8 pensil)
Latihan soal
Catatan untuk Orang Tua: Di kurikulum merdeka, anak diajak memahami konsep benda nyata terlebih dahulu (seperti menggunakan kelereng atau lidi) sebelum masuk ke simbol angka. Pastikan anak merasa senang saat menghitung !