Sabtu, 28 Februari 2026

Teknik Identifikasi Aldehid dan Keton: Panduan Uji Fehling dan Tollens

Dalam Kimia Organik Kelas 12, membedakan senyawa Alkanal (Aldehid) dan Alkanon (Keton) adalah salah satu materi paling krusial. Meskipun keduanya memiliki rumus molekul yang sama (CₙH₂ₙO), keduanya memiliki sifat reduktor yang sangat berbeda.


1. Mengapa Perlu Uji Identifikasi?


Aldehid dan Keton adalah Isomer Fungsi. Artinya, mereka memiliki atom-atom yang sama tetapi susunan gugus fungsinya berbeda:
  • Aldehid: Memiliki gugus karbonil di ujung rantai (—CHO).
  • Keton: Memiliki gugus karbonil di tengah rantai (—CO—).
Karena posisi gugus karbonil ini, Aldehid jauh lebih mudah dioksidasi dibandingkan Keton. Perbedaan inilah yang kita uji di laboratorium.


2. Uji Benedict dan Fehling (Oksidasi Kupri)


Pereaksi Fehling terdiri dari Fehling A (CuSO₄) dan Fehling B (Kalium Natrium Tartrat dalam NaOH).
  • Prinsip Kerja: Aldehid akan mereduksi ion Cu²⁺ (berwarna biru) menjadi endapan Cu₂O (berwarna merah bata).
  • Reaksi Kimia: 
    • R—CHO + 2Cu²⁺ + 5OH⁻ → R—COO⁻ + Cu₂O (s) + 3H₂O
  • Hasil Pengamatan:
    • Aldehid: Terbentuk endapan merah bata (Cu₂O).
    • Keton: Tidak terjadi perubahan warna (tetap biru).


3. Uji Tollens (Uji Cermin Perak)


Pereaksi Tollens adalah larutan perak nitrat amonikal [Ag(NH₃)₂OH].

  • Prinsip Kerja: Aldehid mereduksi ion perak (Ag⁺) menjadi logam perak murni. Logam perak ini akan menempel pada dinding tabung reaksi.
  • Reaksi Kimia: 
    • R—CHO + 2Ag(NH₃)₂⁺ + 3OH⁻ → R—COO⁻ + 2Ag (s) + 4NH₃ + 2H₂O
  • Hasil Pengamatan:
    • Aldehid: Terbentuk lapisan perak yang mengkilap di dinding tabung (Cermin Perak).
    • Keton: Tidak bereaksi.


4. Tabel Ringkasan Perbedaan


Untuk memudahkan pemahaman (dan optimasi Featured Snippet di Google), berikut perbandingannya:

Jenis UjiAldehid (Alkanal)Keton (Alkanon)
Pereaksi FehlingEndapan Merah Bata (Cu₂O)Negatif (Tetap Biru)
Pereaksi TollensCermin Perak (Ag)Negatif (Tetap Bening)
Oksidator LemahDapat DioksidasiTidak Dapat Dioksidasi