Sabtu, 28 Februari 2026

Rangkuman Materi Kimia Kelas 12 SMA Bab 4 : Kimia Organik (Senyawa Turunan Alkana)

Senyawa turunan alkana adalah senyawa hidrokarbon yang satu atau lebih atom H-nya diganti oleh atom atau gugus atom tertentu yang disebut Gugus Fungsi.


1. Klasifikasi Gugus Fungsi (Standar IUPAC)


Berdasarkan struktur dan sifat kimianya, turunan alkana dibagi menjadi 7 golongan utama:

GolonganGugus FungsiRumus UmumAkhiran Nama
Alkanol (Alkohol)—OHCₙH₂ₙ₊₂O-ol
Alkoksi Alkana (Eter)—O—CₙH₂ₙ₊₂O-oksi -alkana
Alkanal (Aldehid)—CHOCₙH₂ₙO-al
Alkanon (Keton)—CO—CₙH₂ₙO-on
Asam Alkanoat—COOHCₙH₂ₙO₂asam ... -oat
Alkil Alkanoat (Ester)—COO—CₙH₂ₙO₂alkil ... -oat
Haloalkana—X (F, Cl, Br, I)CₙH₂ₙ₊₁Xhaloalkana


2. Isomer Fungsi (Pasangan Rumus Molekul Sama)


Isomer fungsi adalah senyawa yang memiliki rumus molekul sama, namun berbeda jenis gugus fungsinya. Pemahaman pasangan ini sangat krusial dalam identifikasi senyawa:

1.  Alkohol dan Eter (CₙH₂ₙ₊₂O)
  • Contoh: Etanol (C₂H₅OH) dan Metoksi Metana (CH₃OCH₃).
2.  Aldehid dan Keton (CₙH₂ₙO)
  • Contoh: Propanal (C₂H₅CHO) dan Propanon (CH₃COCH₃).
3.  Asam Karboksilat dan Ester (CₙH₂ₙO₂)
  • Contoh: Asam Etanoat (CH₃COOH) dan Metil Metanoat (HCOOCH₃).


3. Sifat Fisik dan Kimia (Perbandingan)


A. Alkohol vs Eter


  • Alkohol: Memiliki ikatan hidrogen, titik didih tinggi, larut dalam air. Bereaksi dengan logam aktif (seperti Na) menghasilkan gas hidrogen (H₂).
  • Eter: Tidak memiliki ikatan hidrogen, titik didih rendah, sulit larut dalam air. Tidak bereaksi dengan logam Na.

B. Aldehid vs Keton (Uji Identifikasi)


  • Aldehid: Bersifat reduktor kuat. Memberikan hasil positif (endapan merah bata Cu₂O) dengan pereaksi Fehling dan hasil positif (cermin perak Ag) dengan pereaksi Tollens.
  • Keton: Reduktor lemah. Tidak bereaksi dengan pereaksi Fehling maupun Tollens.

C. Asam Karboksilat vs Ester


  • Asam Karboksilat: Memiliki aroma tajam (seperti cuka), bersifat asam lemah, dan dapat bereaksi dengan basa membentuk garam.
  • Ester: Umumnya memiliki aroma harum buah-buahan (esens) dan bersifat netral.


4. Reaksi-Reaksi Penting


1. Oksidasi Alkohol:
  • Alkohol Primer → Aldehid → Asam Karboksilat.
  • Alkohol Sekunder → Keton.
  • Alkohol Tersier → Tidak dapat dioksidasi.

2. Esterifikasi: Reaksi pembentukan ester dari Asam Karboksilat dan Alkohol dengan bantuan katalis asam kuat (misalnya H₂SO₄).

3. Saponifikasi: Reaksi hidrolisis ester (lemak/minyak) dengan basa kuat (NaOH atau KOH) untuk menghasilkan sabun dan gliserol.


5. Kegunaan dalam Kehidupan Sehari-hari


  • Metanol: Bahan bakar spiritus dan bahan baku plastik.
  • Etanol: Antiseptik (kadar 70%) dan pelarut organik.
  • Formaldehid (Formalin): Pengawet spesimen biologi.
  • Aseton: Pelarut cat kuku (kutek) dan pembersih sisa perekat.
  • Asam Cuka: Bahan tambahan makanan (pengatur keasaman).
  • Ester: Bahan pemberi aroma (esens) pada makanan dan minuman.