Selasa, 24 Februari 2026

Latihan Soal Cerita Kimia Kelas 11 SMA Bab 4 : Termokimia

Soal Cerita

Soal 1: 
Percobaan Sederhana di Laboratorium (Kalorimetri) Seorang siswa mencampurkan 100 mL larutan asam klorida (HCl) dengan 100 mL larutan natrium hidroksida (NaOH) di dalam sebuah kalorimeter. Suhu awal kedua larutan adalah 27°C. Setelah reaksi berlangsung, suhu larutan di dalam kalorimeter meningkat menjadi 33°C. Jika kalor jenis larutan dianggap sama dengan kalor jenis air yaitu 4,2 J/g°C dan massa jenis larutan adalah 1 g/mL, berapakah kalor reaksi yang dihasilkan dari percobaan tersebut? (Abaikan kapasitas kalor alat kalorimeter).

Jawaban :
  • Massa total (m): 100 mL + 100 mL = 200 mL = 200 gram.
  • Perubahan suhu (ΔT): 33°C - 27°C = 6°C.
  • Rumus: Q = m x c x ΔT
  • Perhitungan: Q = 200 x 4,2 x 6 = 5.040 Joule.
Kesimpulan: Kalor yang dihasilkan dari reaksi tersebut adalah 5.040 Joule atau 5,04 kJ.


Soal 2: 
Evaluasi Bahan Bakar (Entalpi Pembakaran Standar) Sebuah perusahaan logistik ingin mengevaluasi penggunaan bahan bakar metana (CH₄) untuk armada kendaraan mereka. Diketahui bahwa pembakaran sempurna 1 mol metana melepaskan kalor sebesar 890 kJ. Jika dalam satu perjalanan sebuah truk menghabiskan 3,2 kg gas metana (Ar C=12, H=1), hitunglah total kalor yang dilepaskan selama perjalanan tersebut.

Jawaban :
  • Massa Molar (Mr) CH₄: 12 + (4 x 1) = 16 g/mol.
  • Massa metana: 3,2 kg = 3.200 gram.
  • Jumlah mol (n): 3.200 gram / 16 g/mol = 200 mol.
  • ΔH pembakaran: -890 kJ/mol (tanda negatif karena melepaskan kalor).
  • Total Kalor: 200 mol x 890 kJ/mol = 178.000 kJ.
Kesimpulan: Total kalor yang dilepaskan adalah 178.000 kJ.


Soal 3 :
Efisiensi Produksi Industri (Hukum Hess) Dalam industri pembuatan gas karbon monoksida (CO), teknisi perlu mengetahui perubahan entalpi pembentukan CO dari unsur-unsurnya. Namun, teknisi hanya memiliki data berikut:
  1. Pembakaran karbon menjadi karbon dioksida: C + O₂ → CO₂ ΔH = -394 kJ
  2. Pembakaran karbon monoksida menjadi karbon dioksida: CO + 1/2 O₂ → CO₂ ΔH = -283 kJ 
Berapakah perubahan entalpi (ΔH) untuk reaksi pembentukan 1 mol CO (C + 1/2 O₂ → CO)?

Jawaban :
  • Tujuan: C + 1/2 O₂ → CO
  • Langkah 1: Gunakan reaksi pertama (tetap): 
    • C + O₂ → CO₂ ΔH = -394 kJ.
  • Langkah 2: Balik reaksi kedua agar CO berada di sisi kanan (produk): 
    • CO₂ → CO + 1/2 O₂ ΔH = +283 kJ.
  • Langkah 3: Jumlahkan kedua reaksi tersebut: 
    • (C + O₂) + (CO₂) 
    • = (CO₂) + (CO + 1/2 O₂) 
    • = C + 1/2 O₂ 
    • = CO
  • Hasil ΔH: -394 kJ + 283 kJ = -111 kJ.
Kesimpulan: Perubahan entalpi pembentukan CO adalah -111 kJ/mol.


Soal 4: 
Analisis Struktur Molekul (Energi Ikatan) Dalam sebuah riset pengembangan energi terbarukan, ilmuwan menganalisis energi yang dibutuhkan untuk memutus ikatan pada gas amonia (NH₃). Jika diketahui energi ikatan rata-rata N-H adalah 391 kJ/mol, hitunglah total energi yang diperlukan untuk menguraikan 34 gram gas amonia menjadi unsur-unsurnya (gas N₂ dan H₂)? (Ar N=14, H=1).

Jawaban :
  • Struktur NH₃: Terdapat 3 ikatan N-H dalam 1 molekul NH₃.
  • Energi untuk 1 mol NH₃: 3 x 391 kJ = 1.173 kJ.
  • Massa Molar (Mr) NH₃: 14 + (3 x 1) = 17 g/mol.
  • Jumlah mol (n) dalam 34 gram: 34 / 17 = 2 mol.
  • Total Energi: 2 mol x 1.173 kJ/mol = 2.346 kJ.
Kesimpulan: Energi total yang diperlukan untuk penguraian tersebut adalah 2.346 kJ.


Soal 5: 
Kompres Dingin Instan (Penerapan Endoterm) Dalam sebuah pertandingan sepak bola, seorang pemain mengalami cedera otot. Tim medis menggunakan "Cold Pack" instan yang berisi kristal amonium nitrat (NH₄NO₃) dan kantong air kecil di dalamnya. Ketika kantong air dipecahkan dan kristal melarut, terjadi reaksi: 
NH₄NO₃(s) → NH₄NO₃(aq) ΔH = +26 kJ/mol 

Jika tim medis menggunakan 40 gram amonium nitrat (Mr = 80 g/mol), hitunglah berapa besar kalor yang diserap dari lingkungan (kaki pemain) sehingga area cedera menjadi dingin?

Jawaban :
  • Jumlah mol amonium nitrat (n): massa / Mr = 40 gram / 80 g/mol = 0,5 mol.
  • Nilai ΔH per mol: +26 kJ/mol.
  • Total Kalor (Q): n x ΔH = 0,5 mol x 26 kJ/mol = 13 kJ.
Kesimpulan: Kalor yang diserap dari kaki pemain adalah sebesar 13 kJ. Karena energi diserap dari lingkungan (kaki) ke dalam sistem (kantong), maka suhu kaki menurun.


Soal 6: 
Perbandingan Efisiensi Bahan Bakar (Kimia Hijau) Seorang peneliti membandingkan dua jenis bahan bakar untuk memasak air, yaitu Gas Hidrogen (H₂) dan Gas Metana (CH₄). Data pembakaran standar diketahui:
  1. Pembakaran Hidrogen: H₂ + 1/2 O₂ → H₂O ΔH = -286 kJ/mol (Mr H₂ = 2)
  2. Pembakaran Metana: CH₄ + 2O₂ → CO₂ + 2H₂O ΔH = -890 kJ/mol (Mr CH₄ = 16) 
Jika peneliti tersebut masing-masing membakar 16 gram bahan bakar, manakah yang menghasilkan energi lebih besar? Berikan perhitungannya.

Jawaban :
  • Analisis Hidrogen (H₂):
    • Mol H₂ = 16 gram / 2 g/mol = 8 mol.
    • Energi yang dihasilkan = 8 mol x 286 kJ/mol = 2.288 kJ.
  • Analisis Metana (CH₄):
    • Mol CH₄ = 16 gram / 16 g/mol = 1 mol.
    • Energi yang dihasilkan = 1 mol x 890 kJ/mol = 890 kJ.
Kesimpulan: Dengan massa yang sama (16 gram), Gas Hidrogen menghasilkan energi jauh lebih besar (2.288 kJ) dibandingkan Gas Metana (890 kJ). Hal ini menunjukkan hidrogen adalah bahan bakar yang lebih efisien secara massa dan lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan CO₂.