Kamis, 26 Februari 2026

Latihan Soal Kimia Kelas 12 SMA Bab 1 : Sifat Koligatif Larutan

SOAL 1: Molalitas 

Berapakah molalitas (m) larutan yang dibuat dengan melarutkan 4 gram NaOH (Mᵣ = 40) ke dalam 250 gram air?

Pembahasan: 
  • m = (massa / Mᵣ) × (1000 / P) 
    • m = (4 / 40) × (1000 / 250) 
    • m = 0,1 × 4 
    • m = 0,4 m
Jawaban: 0,4 m


SOAL 2: Penurunan Tekanan Uap (ΔP) 

Tekanan uap air murni pada suhu 20 °C adalah 17,5 mmHg. Jika fraksi mol zat terlarut (Xₜ) adalah 0,2, hitunglah penurunan tekanan uap (ΔP)!

Pembahasan: 
  • ΔP = P° × Xₜ 
    • ΔP = 17,5 × 0,2 
    • ΔP = 3,5 mmHg
Jawaban: 3,5 mmHg


SOAL 3: Kenaikan Titik Didih (ΔTᵦ) 

Sebanyak 18 gram glukosa (Mᵣ = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Jika Kᵦ air = 0,52 °C/m, berapakah kenaikan titik didih (ΔTᵦ) larutan tersebut?

Pembahasan: 
  • m = (18 / 180) × (1000 / 500) 
    • m = 0,1 × 2 
    • m = 0,2 m 
  • ΔTᵦ = m × Kᵦ 
    • ΔTᵦ = 0,2 × 0,52 
    • ΔTᵦ = 0,104 °C
Jawaban: 0,104 °C


SOAL 4: Titik Beku (ΔT_f) 

Larutan urea membeku pada suhu -0,372 °C. Jika K_f air = 1,86 °C/m, tentukan molalitas larutan urea tersebut!

Pembahasan: 
  • ΔT_f = T_f(murni) - T_f(larutan) 
    • ΔT_f = 0 - (-0,372) 
    • ΔT_f = 0,372 °C 
  • m = ΔT_f / K_f 
    • m = 0,372 / 1,86 
    • m = 0,2 m
Jawaban: 0,2 m


SOAL 5: Tekanan Osmotik (π) 

Hitunglah tekanan osmotik (π) dari larutan yang mengandung 0,1 mol zat nonelektrolit dalam 2 liter larutan pada suhu 27 °C! (R = 0,082 L.atm/mol.K)

Pembahasan: 
  • M = n / V 
    • M = 0,1 mol / 2 L 
    • M = 0,05 M 
  • T = 27 + 273 = 300 K 
  • π = M × R × T 
    • π = 0,05 × 0,082 × 300 
    • π = 1,23 atm
Jawaban: 1,23 atm


SOAL 6: Faktor Van't Hoff (i) 

Tentukan faktor Van't Hoff (i) untuk larutan MgCl₂ yang terurai sempurna dalam air!

Pembahasan: 
  • MgCl₂ → Mg²⁺ + 2Cl⁻ 
  • Jumlah ion (n) = 3. Karena terurai sempurna (α = 1), maka i = n = 3.
Jawaban: 3


SOAL 7: Kenaikan Titik Didih Elektrolit 

Larutan 0,1 m Al₂(SO₄)₃ memiliki derajat ionisasi (α) = 1. Berapakah kenaikan titik didihnya (ΔTᵦ) jika Kᵦ air = 0,52 °C/m?

Pembahasan: 
  • Al₂(SO₄)₃ → 2Al³⁺ + 3SO₄²⁻ (n = 5) 
  • ΔTᵦ = m × Kᵦ × i 
    • ΔTᵦ = 0,1 × 0,52 × 5 
    • ΔTᵦ = 0,26 °C
Jawaban: 0,26 °C


SOAL 8: Perbandingan Titik Beku 

Manakah yang memiliki titik beku lebih rendah: larutan 0,1 m NaCl atau larutan 0,1 m glukosa? Jelaskan!

Pembahasan:
  • NaCl (elektrolit, i=2): 
    • ΔT_f = 0,1 × K_f × 2 
    • ΔT_f = 0,2 K_f
  • Glukosa (nonelektrolit, i=1): 
    • ΔT_f = 0,1 × K_f × 1 
    • ΔT_f = 0,1 K_f 
  • Semakin besar ΔT_f (penurunan titik beku), semakin rendah titik beku akhirnya. Karena ΔT_f NaCl > ΔT_f glukosa, maka NaCl memiliki titik beku lebih rendah.
Jawaban: Larutan 0,1 m NaCl


SOAL 9: Tekanan Uap Larutan (Pₗₐᵣᵤₜₐₙ) 
Tekanan uap air murni adalah 100 mmHg. Hitunglah tekanan uap larutan jika fraksi mol air (Xₚ) adalah 0,9!

Pembahasan: 
  • Pₗₐᵣᵤₜₐₙ = P° × Xₚ 
    • Pₗₐᵣᵤₜₐₙ = 100 × 0,9 
    • Pₗₐᵣᵤₜₐₙ = 90 mmHg
Jawaban: 90 mmHg


SOAL 10: Penurunan Titik Beku Elektrolit 
Sebanyak 11,7 gram NaCl (Mᵣ = 58,5) dilarutkan dalam 1 liter air (K_f = 1,86 °C/m). Hitung ΔT_f jika dianggap terionisasi sempurna!

Pembahasan: 
  • n = 11,7 / 58,5 
    • n = 0,2 mol 
  • m = 0,2 mol / 1 kg air 
    • m = 0,2 m 
  • ΔT_f = m × K_f × i 
    • ΔT_f = 0,2 × 1,86 × 2 
    • ΔT_f = 0,744 °C
Jawaban: 0,744 °C